TAFSIR AD DHUHA : 11
TAFSIR AD DHUHA:11
(Bag I)
وأما بنعمة ربك فحدث
1) an Ni’mah : an Nubuwwah yaitu kenabian.
Fahaddits : Balligh ma Ursilta bih, ” sampaikan apa yang telah diperintahkan kepadamu”. Dan, sampaikan setatus kenabian dan kerasulanmu. (Tafsir al Baghwi).
2) Perintah agar menyampaikan al Qur’an dan membacakannya. ( Pendapat Imam Al Laits dari Mujahid)
Kebiasaan Penduduk Makkah ketika sampai pada surat ad Dhuha, setiap akhir surat bertakbir sampai khatam. Berdasarkan riwayat dan sanad sampai kepada Nabi.
Alasan takbir tersebut karena saat wahyu pernah berhenti, Orang-orang musyrik Makkah menghina Nabi dengan ucapan:
” Setannya telah meniggalkannya”. Dan, tentunya Nabi sangat sedih dengan hinaan itu. Karenanya, ketika surat ” ad Dhuha” turun, Nabi bertakbir karena gembira atas turunnya wahyu yang sempat berhenti dan lama dinantikan. Hal ini kemudian dijadikan sebagai kebiasaan(sunnah).(Tafsir al Baghwi).
3) Tahdits: ikhbar, artinya disampaikan dan ditanpakkan dan tidak di tutup-tutupi.
” Sebagaimana kamu yang awalnya kekurangan lalu kami jadikan kamu kaya semata karunia dari kami, maka bersyukurlah atas nikmat itu. Dan, perintahkan juga kepda pengikut(umat)mu untuk melakukan semisal itu, dengan tanpa kesombongan serta membanding bandingkan dengan orang lain. Karena menceritakan nikmat dengan tujuan riya’ dan sombong terhadap yang lain dimurkai oleh Allah. (Tafsir al Wasith).
Ibnu Jarir berkata: " kaum muslimin memahami bahwa diantara bentuk syukur adalah dengan menceritakannya( menampakkannya)". ( Tafsir Ibnu Katsir).
27/4/2025
Penatahrir




Hi, this is a comment.
To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
Commenter avatars come from Gravatar.
Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta