MASING-MASING KITA DIANUGRAHI BAKAT DAN KECENDERUNGAN BERBEDA
Setiap kita, sebenarnya telah mengetahui kelebihan, kekurangan, bakat dan minat masing-masing. Sebagaimana isyarat pada ayat berikut ini;
قد علم كل أناس مشربهم
Setiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing).
(al Baqarah:60).
Makna husus dari ayat tersebut, Allah telah menjadikan jumlah mata air yang memancar dari batu yang dipukul oleh Nabi Musa ada duabelas mata air, sesuai dengan jumlah Bani Israil yang terdiri dari duabelas suku. Demikian untuk memudahkan mereka dan supaya tidak berdesakan.
Dengan demikian, sempurnalah nikmat Allah kepada mereka. Dengan beragamnya aneka makanan dan minuman yang mereka dapat tanpa bersusah payah, Dan sudah diatur dan teratur. Sehingga tidak perlu lagi seseorang menzhalimi dan mengambil milik orang lain.
Adapun ayat yang semakna dengan ayat tersebut walupun dengan redaksi berbeda adalah:
قل كل يعمل على شاكلة
Katakanlah (Muhammad), ‘Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaannya masing-masing.'(al Isra’:84).
Artinya, Setiap orang memiliki pembawaan diri yang berbeda-beda, baik dari segi karakter, potensi, maupun kecenderungan.
Ayat ini juga mendorong manusia untuk lebih memahami diri sendiri dan berupaya untuk memperbaiki diri.
Mengajarkan bahwa setiap orang memiliki jalannya masing-masing, sehingga tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain.
Mengingatkan bahwa setiap orang memiliki keunikan dan potensinya masing-masing, dan Allah lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.
Dengan memahami makna ayat ini, diharapkan manusia dapat lebih bersyukur atas potensi diri yang dimiliki, serta lebih berfokus pada perbaikan diri dan mendekatkan diri kepada Allah.
Pentingnya manusia mengetahui bakat dan kemampuan dirinya. Dan pastinya manusia memang tidak sama dalam hal bakat, minat, kemampuan dan kecenderungan sekaligus kekurangan masing-masing. Karena tidak ada manusia sempurna kecuali para Nabi dan Rasul.
Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing, manusia menjadi tahu dimana dan dibidang apa ia meletakkan diri sehingga bisa lebih maksimal, tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga manfaat bagi orang lain. Jika manusia memang bergelut pada bidang yang yang menjadi bakat, minat dan kecenderungannya, ia tidak hanya bisa berbuat, tapi sampai pada level mencipta dan pakar.
Numerologi atau weton, menurut penulis bisa menjadi panduan untuk mengenal bakat, kelebihan dan kekurangan kita masing-masing. Sebab tanggal lahir, hari dan jam lahir sedikit banyak memberikan informasi tentang kecenderungan, bakat bawaan dan karakter umum seseorang.
6/7/2025
Pustaka Nun


