PASRAH MENDATANGKAN YANG MUSTAHIL(The Power of Surrender)
Pasrah(taslim) dan ridha kepada Allah dan ketetapanNya, sangat berpotensi datangnya sesuatu yang mustahil( tahqiq al mustahil). Kepasrahan di ujung ikhtiar dapat memberikan energi dan kekuatan tambahan dalam menghadapi berbagai tantangan dan ujian. Dengan sikap pasrah kita bisa lebih tenang dan damai. Keadaan tenang ini menjadikan kita mampu untuk lebih fokus mencari solusi daripada sibuk mengeluh(syakwa). Ridha pada apa yang telah terjadi menjadikan kita lebih mampu melihat sisi kebaikan dan hikmah dari apapun yang telah terjadi. Sikap ini membuat pikiran dan persaan kita lebih stabil sehingga memudahkan kita untuk meraih tujuan dan harapan.
Seorang karyawan bank kehilangan mobilnya. Setelah ia mencoba pasrah, tidak lama ia bertemu dengan mobilnya yang sudah diganti plat nomernya. Ternyata mobil itu sedang dipakai polisi sebagai barang bukti dari orang yang baru ditangkapnya. Setelah dijelaskan serta bukti kepemilikan, polisi menyerahkan mobil itu kepadanya.
Seorang ibu kehilangan motornya, setelah ia pasrah dan meniatkan shadaqah. beberapa hari kemudian ia mendapat job yang sudah lama diidamkannya.
Seorang penulis mampir dirumah makan yang direkomendasikan temannya. ditengah lagi menikmati makan, ia baru sadar kalau dompetnya ternyata ketinggalan. Dia tidak cerita secara rinci, tapi intinya sudah tidak ada solusi lahir yang bisa dilakukannya kecuali minta maaf dan memberitahu yang sesungguhnya kepada penjual. Namun tidak dilakukannya karena malu. Lalu dia mencoba ke dalam diri, berdo’a, pasrah dan ridha dengan apa yang terjadi, tidak menggerutu dan mengeluh. Tidak berselang, Tiba-tiba teman yang sudah lama tidak berjumpa menepuk bahunya dari belakang. Singkat cerita, masalahnya terselesaikan dengan cara yang ajaib.
Semua cerita tersebut berdasarkan kejadian nyata. Bagi orang mukmin solusi dari semua cerita itu adalah "keajaiban", kecuali bagi yang menganggapnya semua itu hanya" kebetulan " dan biasa saja. Tergantung perspektif masing-masing.
1/6/2025
penatahrir


